Wednesday, January 22, 2014

MERINDUMU

Malam ini kupeluk dingin kabut, membeku
Merengkuh dirimu dalam anganku
Melawan keheningan, sunyi dan senyap
Tanpa suara
Dan ku hanya mendekap udara

Hangat itu..
Yang biasanya bergulat disekitarku
Seperti menguap, menghilangkan jejaknya
Menyisakan ruang rindu yang semakin menyesakkan
Semakin menyakitkan

Kosong, kosong, kosong

Kubisikkan pada angin malam ini, namamu
Berharap membelai lembut wajahku, jemarimu
Memandang dalam mataku, wahai bola mata teduh
Menyeringai lebar, senyuman itu

Kamu...yang menguatkan, menghangatkan, menaklukkan, menenangkan
Tidakkah kau rasa dinginku malam ini?
Menginginkanmu teramat sangat
Melebihi apa yang dikata logika
Melebihi apa yang sudah tercitra

Kamu..kesayangan, keajaiban, penyempurna, pencuri hati
Tetaplah mencintaiku seperti ini
Kita akan terbang tinggi, memetik mimpi
Berdua
Sampai suatu hari, salah satu dari kita mati


No comments:

Post a Comment

Am I a Monster?

After years, akhirnya nulis lagi di blog. Kalau diibaratkan buku, kayaknya udah usang dan berdebu. Hari ini, pagi 30 Oktober 2022. Dalam kep...