Menggenggam tanganmu adalah kebahagiaanku..
Ya...serindu itu aku dengan hadirnya dirimu.
Aku sakit dan aku diam saja..
Dan aku tak pernah tau kenapa dunia masih saja menghempaskanku dengan keras..
Sesak rasanya, ketika kamu ingin sekali menangis tapi kamu menahannya hanya untuk menunjukkan kalau kamu kuat..
Untuk apa semunafik ini??
Aku..sedari dulu sampai kapanpun tetap orang yang sama...
Kecil dan lemah...tak punya kuasa apapun untuk menantang dunia...
Dan orang orang yang selalu ingin menyakiti...
Diam...nikmati sakit ini...dan tersenyum...
Thursday, October 2, 2014
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Am I a Monster?
After years, akhirnya nulis lagi di blog. Kalau diibaratkan buku, kayaknya udah usang dan berdebu. Hari ini, pagi 30 Oktober 2022. Dalam kep...
-
Pertemukan kami di kehidupan abadi nanti ya Tuhan. Mama, Papa, Yana, Yani, Yoga. Amin. *hardwish*
-
Dua Puluh Sembilan itu Aku.. Dua Puluh Sembilan itu Kamu... Dua Puluh Sembilan itu Kita.... <3
-
Dering telfonku membuatku tersenyum di pagi hari Kau bercerita semalam kita bertemu dalam mimpi Entah mengapa aku merasakan hadirmu di sin...
No comments:
Post a Comment