Sunday, January 4, 2015

Jodoh

Aku baru saja sadar,..yaa begitulah jodoh itu berlaku.
Tidak perlu dipaksakan, tidak perlu dikejar, tidak perlu ngoyo. Jodoh akan datang entah dari mana.
Entah org yg baru saja kamu kenal, atau org yang selama ini kamu anggap teman.
Jika pasanganmu benar2 menyayangimu, ia akan segera melamarmu. Tidak perlu kamu minta, tidak perlu kamu paksa.
Apa yang saya lihat kemarin...benar benar membuat saya banyak berpikir hari ini.
Saya melihat kuasa Tuhan, pemilik hati setiap manusia. Dia sudah mengatur jodoh kita, bahkan sebelum kita dilahirkan kedunia.

Tuhan, semua yang terjadi padaku adalah kehendakMu. Engkau yang tahu persis bagaimana isi hati ku. Buatlah aku selalu khusnudzan kepadaMu..lapangkan hatiku, ikhlaskanlah aku, kuatkan hati dan imanku, buatlah aku menjadi lebih sabar.

Tuhan, aku percaya semua yang terjadi adalah yang terbaik. Jika itu terasa sakit, itu semata2 agar aku bisa mengambil hikmah dan semakin dekat denganMu. Aku hanya menunggu giliranku, waktu yang tepat menurutMu.

Sunday, December 14, 2014

The best links I've ever found





"I wouldn’t want to have any other lover because our bond is irreplaceable. I need you like a heart needs a beat." — Anonym

Friday, December 5, 2014

Satu Malam Panjang

Di akhir percakapan dua jam malam ini:

Dia   : "Hayooo...mana semangat yang dulu sering aku lihat. Yana yang aku kenal tidak pernah putus asa, selalu punya semangat...ya kan? Love you sayang."

Aku : "Love you", sambil sesenggukan.

D    : "Miracle nya mana?"

A    : ... (masih sesenggukan)

D    : "Kita itu Light of Miracle kan?? Miracle seperti yang sering kamu sebutkan. Nurul dan Marvell, Cahaya dan Keajaiban. Sayang tau ga, M dan N itu ada di tengah tengah alphabet lho. Abjad ke 13 dan ke 14", kemudian terdengar suara dia tertawa kecil yang kemudian membuat aku merindukan senyumannya. Senyuman yang menenangkan itu. "Love You Nurul".

A    : "Love You.... Marvell", aku menjawab sambil masih sesenggukan.

D    : "Yaudah, sayang istirahat ya. Tidur yang nyenyak. Jangan lupa cuci muka, gak boleh langsung tidur kalau habis nangis. Good night sayang"

A    : " Good night"

D    : "Bye..."

A    : "Bye".

Jam dinding menunjukkan pukul 10 pm. Aku yang tidak bisa menghentikan air mata kemudian semakin merindukan dia yang diseberang lautan, seberang pulau sana. Rindu serindu rindu nya orang yang sedang merindu. Ya,. percakapan malam ini cukup berat. Dua jam yang mungkin tidak terlalu menyenangkan. Tapi aku semakin merindukan sosok nya.
Kuputuskan untuk mendengarkan lagu lagu yang pernah dikirimkannya untukku. Membuat ku kembali ke masa masa itu. Mengingat semua yang telah kami lalui berdua, walau tak banyak waktu yang kami lalui bersama. Membuatku sadar bahwa dia benar menyayangiku.

Hingga aku terhenti pada satu lagu yang ia kirim tanggal 24 September 2013. Lagu yang kemudian aku dengarkan berulang ulang. Lagu yang dulu selalu ia dengarkan kepadaku sebelum aku tidur. Lagu yang pernah ia mainkan dengan gitar kebanggannya. Lagu yang membuat malam ini terasa sangat panjang. Lagu yang membuat aku terjaga hingga pukul 2 pagi. Lagu yang dulu terdengar indah sekali, namun malam ini terdengar jauh lebih indah hingga membuat aku teringat akan semua kebaikan kebaikannya. Lagu yang sepanjang malam tetap membuatku meneteskan air mata, merindukannya semakin dalam.

Kudengarkan alunan musik itu dengan volume seadanya, takut mengganggu waktu istirahat yang lainnya. Sayup sayup kudengarkan liriknya. Sayup sayup kurasakan perihnya merindu.


Sebuah lagu dari Don McLean "And I Love You So"

Wednesday, November 12, 2014

Most....

Aku tidak pernah peduli atas kebencian yang dihadirkan oleh orang orang yang tidak mengenal aku...

Ak juga tidak pernah peduli atas penilaian buruk dari orang orang yang tidak menginginkan aku bahagia...

Semua perasaan perasaan yang bermuara pada kebencian...sungguh aku tidak pernah peduli...bagaimanapun cara mereka memojokkan aku...

Yang selalu aku syukuri adalah adanya kalian didunia ini..ditakdirkan Tuhan menjadi bagian indah dalam hidupku...yang sangat mengenal aku sangat lama, sangat dalam, tanpa pernah sekalipun berbalik menghujamku...

Orang tua, kakak, adik, kekasih, sahabat, teman yang tidak pernah berubah...

Kalian kekuatan yang membuat aku yakin bahwa aku adalah orang paling beruntung didunia..
Yang membuatku lupa bahwa disana ada segelintir orang yang tidak ingin melihatku bahagia...
Sungguh, rasa syukur ini tiada terbatas...
Kalian akan selalu di hati ini...kalian adalah my number one, my best, my everything, my priority...

Aku suka pelukan kalian menenangkan aku saat ak merasa bahwa dunia menghentikan langkahku...
Ak suka saat kalian mendengar semua cerita ku, menghapus air mataku, menggenggam tanganku erat, kemudian berkata "tidak apa apa, hidupmu akan tetap baik baik saja"...

Monday, October 6, 2014

Terima Saja...



Hanya repost dari status seorang teman...



"Terima saja bahwa sebelum kamu, dia yang kamu cinta pernah mempertahankan dia yang lain hingga mati-matian.


Terima saja bahwa tubuh yang kamu peluk hingga tak ingin kamu lepaskan, pernah memeluk orang lain hingga tdk ingin di pisahkan.


Terima saja bahwa sebelum kita, pernah ada seseorang lain yang begitu penting.


Tapi..terima juga perjuangannya, bagaimana dia menjadikan kamu satu-satunya, yang bukan pertama tapi menjadi tempat pemberhentian terakhir, hingga tdk ada tempat lain. Kamu yg terakhir, kamu yg satu-satunya"

Thursday, October 2, 2014

Untitled

Menggenggam tanganmu adalah kebahagiaanku..
Ya...serindu itu aku dengan hadirnya dirimu.
Aku sakit dan aku diam saja..
Dan aku tak pernah tau kenapa dunia masih saja menghempaskanku dengan keras..
Sesak rasanya, ketika kamu ingin sekali menangis tapi kamu menahannya hanya untuk menunjukkan kalau kamu kuat..
Untuk apa semunafik ini??
Aku..sedari dulu sampai kapanpun tetap orang yang sama...
Kecil dan lemah...tak punya kuasa apapun untuk menantang dunia...
Dan orang orang yang selalu ingin menyakiti...
Diam...nikmati sakit ini...dan tersenyum...

Thursday, September 11, 2014

RAN "Dekat Di Hati"

Dering telfonku membuatku tersenyum di pagi hari
Kau bercerita semalam kita bertemu dalam mimpi
Entah mengapa aku merasakan hadirmu di sini
Tawa candamu menghibur saat ku sendiri

Aku di sini dan kau di sana
Hanya berjumpa via suara
Namun ku selalu menunggu saat kita akan berjumpa

Meski kau kini jauh di sana
Kita memandang langit yang sama
Jauh di mata namun dekat di hati

Dering telfonku membuatku tersenyum di pagi
Tawa candamu menghibur saat ku sendiri

Aku di sini dan kau di sana
Hanya berjumpa via suara
Namun ku selalu menunggu saat kita akan berjumpa

Meski kau kini jauh di sana
Kita memandang langit yang sama
Jauh di mata namun dekat di hati

Aku di sini dan kau di sana
Hanya berjumpa via suara
Namun ku selalu menunggu saat kita akan berjumpa

Meski kau kini jauh di sana
Kita memandang langit yang sama
Jauh di mata namun dekat di hati

Jarak dan waktu takkan berarti
Karena kau akan selalu di hati
Bagai detak jantung yang ku bawa
Kemanapun ku pergi oh oh oh

Meski kau kini jauh di sana
Kita memandang langit yang sama
Jauh di mata namun dekat di hati Dekat di hati, dekat di hati

Am I a Monster?

After years, akhirnya nulis lagi di blog. Kalau diibaratkan buku, kayaknya udah usang dan berdebu. Hari ini, pagi 30 Oktober 2022. Dalam kep...